Skema Penjualan Langsung

2020-01-29 17:08:58

Di Indonesia, pendistribusian barang yang diperdagangkan dapat dilakukan secara tidak langsung atau secara langsung ke konsumen. Distribusi barang scara langsung dilakukan dengan menggunakan pendistribusian khusus melalui system penjualan langsung.
Penjualan Langsung (Direct Selling) adalah proses pemasaran produk secara langsung ke konsumen atau pelanggan, baik dengan cara penjualan langsung satu tingkat (Single level marketing) atau penjualan langsung berjenjang (Multi level marketing). Barang yang didistribusikan dengan menggunakan system penjulan langsung hanya dapat dipasarkan oleh penjual resmi yang terdaftar sebagai anggota perusahaan penjualan langsung dengan hak distribusi ekslusif.
Di dalam skema Penjualan Langsung, yang disebut PRODUSEN adalah badan usaha berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dan memiliki perizinan di bidang penjualan langsung dari instansi dan/atau lembaga yang berwenang (SIUPL). DISTRIBUTOR merupakan pelaku bisnis independen yang memiliki perjanjian tertulis dengan perusahaan penjualan langsung. Sebagai pelaku bisnis independen, Distributor bisa memilih cara dalam menjalankan bisnisnya, part time atau full time. Distributor juga memegang hak ekslusif untuk menjual dan mendistribusikan produk dan jasa perusahaan sesuai dengan aturan perusahaan dan hukum yang berlaku. KONSUMEN adalah pengguna produk yang ditawarkan oleh DISTRIBUTOR. Konsumen tidak memiliki hak untuk menjual ataupun mendistribusikan produk yang telah dibeli dari Distributor.

(sumber : majalah network news APLI vol . 4 2016)

Messages